Cover Letter: Hindari Kesalahan dalam Menulis Cover Letter

Contoh cover letter bahasa Indonesia dan tips membuatnya

Surat lamaran atau cover letter masih jadi persyaratan tertentu untuk diikutkan bersama CV lamaran, format cover letter adalah teks dalam paragraf yang membuat Anda dapat menguraikan hal-hal yang belum ditulis di CV. Kelebihan cover letter bisa meningkatkan peluang untuk merebut hati rekruter, tapi kalau tidak hati-hati dalam membuat kemungkinan rekruter yang awalnya tertarik bisa berubah pikiran karena isi surat lamaran anda.

Setidaknya Ada Lima kesalahan yang bisa dilakukan pada cover letter:

  1. Menyalin CV

Surat pengantar adalah sebagai pengantar, dari sini rekruter memperoleh gambaran singkat tentang profil diri dan pengalaman pengalaman anda. Jika recruiter telah meminta surat pengantar maka yang diharapkan recruiter adalah informasi yang lebih mendalam. Bila isinya sama dengan CV, lalu apa gunanya rekrut terbaca cover letter. Justifikasi tindakan yang paling cocok yaitu cukup fokus di pengalaman kerja yang paling relevan dengan bidang yang anda lamar, kemudian tekan kan juga keahlian-keahlian yang dapat menunjang kinerja-kinerja anda.

 

  1. Terlalu Banyak Membicarakan Diri Sendiri

Walau cover letter adalah ajang berjualan, tapi tidak berarti terlalu banyak menunjukkan prestasi sampai membuat yang membacanya mengernyitkan dahi. Keahlian dan prestasi boleh segudang, tapi rekruter juga penasaran apa yang dapat dan akan dilakukan buat perusahaan. Diharapkan anda dapat menyampaikan semuanya di surat lamaran, perlu diingat cover letter jangan disamakan dengan buku harian. Cover letter jangan dijadikan tempat curhat misal punya pengalaman tidak menyenangkan di kantor lama, kena PHK atau pernah jatuh tempo. Daripada minta simpati lebih baik berusaha supaya Anda dikagumi oleh rekruter, bukan dikasihani.

 

  1. Terlalu Mengagumi Perusahaan

Antusiasme dan ketertarikan terhadap perusahaan yang dituju adalah salah satu kunci supaya rekruter tertarik hatinya, tapi sebaliknya jangan berlebihan saat menyampaikannya. Tidak masalah kalau anda ingin menyanjung dan memuji tentang perusahaan yang hendak Anda lamar tapi semua ada batasannya.

 

  1. Menulis Seperti Novel

CV yang ideal panjang maksimalnya ialah 2 halaman, jadi usahakan isi surat lamaran membahas hal-hal yang tidak lebih dari 1 halaman. Selain Ada kemungkinan sebagian besar isi surat lamaran membahas hal-hal yang tidak perlu, tapi rekruter juga tidak ada waktu membaca surat yang panjang sampai lebih dari 2 halaman seperti novel. Seperti yang sudah dijelaskan di poin sebelumnya.

 

  1. Terlalu Biasa

Contoh sampul surat lamaran banyak ada di internet, tapi kadang-kadang pemakaian kata atau kalimat nya terlalu kaku dan umum. Seperti “Saya percaya saya adalah kandidat yang paling tepat buat perusahaan” atau “saya mampu bekerja sendiri maupun di dalam tim”. Padahal anda tentunya pengen tampak menonjol dari pelamar pelamar lain, karena itu usahakan memberi gambaran tentang diri Anda kemampuan Anda yang lebih spesifik.

Kalau ingin menyampaikan bahwa anda seorang pemain Tim yang baik, katakan hal tersebut lewat contoh-contoh kejadian yang pernah dialami di tempat kerja sebelumnya. Wajib: jangan sampai salah titik.

Di CV atau surat lamaran, ejaan setiap kata yang ditulis tidak boleh lepas dari perhatian. Dengan kata lain, harus menjadi perhatian. Keliru menulis satu atau dua huruf sebenarnya wajar, tapi untuk rekruter hal ini dapat dianggap sebagai kesalahan besar. Termasuk ke yaqut informasi perusahaan seperti nama dan jabatan. Rajin lakukan riset untuk hal tersebut, sebab anda tidak pernah tahu kalau ditolak suatu perusahaan karena salah menulis nama Manager HRDnya.

 

Demikian 5 kesalahan utama yang harus dihindari dalam menulis cover letter sebaiknya anda memperhatikannya dalam menulis surat lamaran semoga informasi ini bermanfaat bagi anda dalam menulis surat lamaran.